Followers

Iklan

Iklan

Webinar LKPIKI Ke-3, Diikuti Lebih 500 Orang Se-Nusantara

Posted by On July 04, 2020

LPKIPI saat menggelar webinar nasional seri 3. Webinar ini diikuti 500 orang lebih se nusantara.

Lembaga Pelatihan dan Konsultan ‘Inovasi Pendidikan Indonesia’ (LPIKI) mengadakan webinar Pendidikan Inklusif saat Pandemi Covid-19. Sudah tiga kali webinar dilakukan. Beberapa tema yang diangkat sangat menarik. Dan akan terus dilakukan webinar sesi berikutnya.

Terakhir Webinar dilakukan Rabu 17 Juni 2020. Dengan tema ‘Memastikan Setiap Anaka Belajar di Masa Pandemi’. Ada tiga pemateri yang terlibat. Pertama, Innik Hikmatin, SPd MPd.I, Kepala UPT Resource Centre Dinas Pendidikan Kab. Gresik Jawa Timur.

Kedua adalah Dr Pinky Saptandari Dra., MA Ketua Umum BK3S Jawa Timur. Ketiga adalah Dr Supriono Subakir, Konsultan Unicef Indonesia.

Diskusi ini dipandu Candra Padmasyasti, Tim Inklusi LPKIPI. Uniknya, webinar ini dilengkapi bahasa isyarat oleh Yanda Maria Elsera Sinaga, Komunitas Akar Tuli Malang Jawa Timur. Sehingga memungkinkan peserta yang tuli, mengikuti webinar.

Webinar ini diikuti lebih dari 500 peserta dari seluruh Indonesia. (riz)

 


Pasien Covid-19 di RSUD Soetomo Mencapai 1.097

Posted by On July 01, 2020


Surabaya - 30 Juni 2020 Ketua Gugus Tugas Kuratif Penanganan Covid-19 Prov. Jatim, dr. Joni Wahyuhadi menegaskan bahwa jumlah pasien Covid-19 yang dirawat di Rumah Sakit Umum Daerah (RSUD) dr. Soetomo Surabaya mencapai 1.097 pasien. Dari jumlah tersebut, sebanyak 865 pasien atau 79 persennya adalah warga Kota Surabaya. Sedang sisanya, 232 pasien atau 21 persennya berasal dari luar Kota Pahlawan, seperti dari beberapa daerah di Jatim, Jateng, Jabar sampai Maluku.

“Dari masyarakat Jatim yang terbanyak adalah dari Surabaya. Yaitu dari 1.097 itu 865 orang atau 79 persen itu orang Surabaya. Non Surabaya sebanyak 21 persen,” jelas dr. Joni Wahyuhadi saat Konferensi Pers Update Kasus Covid-19 di Gedung Negara Grahadi Surabaya, Senin (29/6) malam.

Joni menjelaskan, utilitas ruangan isolasi pasien Covid-19 di RSUD Dr Soetomo telah disiapkan 232 bed. Jumlah tersebut telah terisi 232 pasien.

“Ini pembagiannya ada di ICU, ada yang di HCU, dan ada yang di low care unit. Kami berharap tidak ada gelombang kedua atau second wave,” kata Direktur Utama RSUD Dr Soetomo Surabaya itu.

Mengenai ketersediaan alat pelindung diri (APD) di RSUD Dr Soetomo Surabaya sendiri stoknya aman. Masker bedahnya mencapai 156 ribu.

“Kebijakannya kami tidak mau menyimpan di gudang terlalu banyak. Karena kalau disimpan di gudang terlalu banyak, bisa berisiko. Risiko hilang, terbakar. Jadi kalau mau habis atau persediaan menipis, kami beli atau minta ke Gugus Tugas Pusat, mengirim surat ke Kementerian Kesehatan,” tegasnya.

Joni menuturkan, RSUD dr. Soetomo juga banyak menerima sumbangan. Semua sumbangan bisa diterima sesuai dengan aturan.

“Semua sumbangan itu kita catat dan oleh KPK minta diupload. Kita upload dengan perkiraan harganya,” katanya.

RSUD Soetomo Sambut Tangan Terbuka Pemkot Surabaya

Pada kesempatan yang sama, Joni mengatakan, RSUD dr. Soetomo selalu menerima Pemkot Surabaya dengan baik. Bahkan, pihaknya juga menerima dengan tangan terbuka.

"Sebelumnya koordinasi telah dilakukan terkait permasalahan Covid-19 dan tracing. Bahkan telah melakukan pertemuan Kadinkes Kota Surabaya pada tanggal 22 Juni 2020," ujar dr. Joni.

Lebih lanjut Joni menegaskan, RSUD dr. Soetomo sendiri sangat terbuka bagi siapapun, termasuk Pemkot Surabaya. Buktinya, rumah sakit milik Pemprov Jatim tersebut telah mengirimkan dr. Soedarsono selaku Ketua Tim Pinere RSUD dr. Soetomo bersama dengan tim Ikatan Dokter Indonesia (IDI) Surabaya dan Jatim berkunjung ke  Pemkot Surabaya, Senin (29/6).

Kunjungan tersebut dilakukan sebagai langkah koordinasi dengan yang baik dan terbuka. Terutama dalam penanganan penyebaran Covid-19 di Surabaya.

"Kami sudah melakukan itu," sebut Joni.

Oleh karena itu, pihaknya tidak ingin dinilai tak melakukan koordinasi. Terutama dengan Pemkot Surabaya.

"Kita tetep dekat di hati antara Soetomo dengan Pemprov Jatim maupun Pemkot Surabaya. Satu bahasa Satu Rasa dalam menyelesaikan ini sesuai arahan Bapak Presiden Jokowi," tegasnya.

Sementara terkait perkembangan Covid-19 di Jatim sendiri, Joni menyampaikan bahwa update per Senin (29/6), jumlah tambahan kasus terkonfirmasi positif mencapai 240 pasien. Sehingga total pasien terkonfirmasi positif di Jatim mencapai 11.795 orang.

Untuk pasien sembuh sendiri bertambah 121 orang. Sehingga jumlahnya mencapai 4.012 orang atau 34,01 persen. Sedang jumlah pasien yang meninggal mencapai 896 orang atau 7,60 persen.

Jumlah pasien dengan pengawasan (PDP) di Jatim mencapai 10.535 orang. Orang dengan pemantauan (ODP) mencapai 29.477 orang, dan orang tanpa gejala (OTG) sebanyak 162.692 orang. Sementara dari jumlah tersebut, kasus positif Covid-19 di Surabaya sendiri mencapai 5.605 orang. (red)


Cara STD Peringati Haul Bung Karno di Bondowoso

Posted by On June 22, 2020


Bondowoso - Memperingati Bulan Bung Karno yang juga bertepatan dengan Hari Lahir Bung Karno, Anggota DPR RI Fraksi PDI Perjuangan Sonny T Danaparamita bersama Relawan Satu Tumpah Darah (STD) Bondowoso menggelar bakti sosial dan tasyakuran bersama warga.

Tak tanggung-tanggung, baksos bagi-bagi sekitar 1.500 masker itu dilakukan disejumlah lokasi antara lain, Bundaran Nangkaan, Pasar Maesan, Pasar Tamanan, Kampung Tangguh Dusun Kidul Sawah Desa Tamanan, serta Kampung Tangguh Desa Alas Sumur. Acara Haul Bung Karno digelar di Desa Wisata Almour Alas Sumur. 


Reko Wariandono, warga Kidul Sawah Tamanan yang mendapat bantuan masker mengucapkan terimakasih atas bantuan Sonny T Danaparamita terhadap warga setempat. "Masker ini sangat berguna bagi warga kami dalam menghadapi pandemi covid 19. Kami juga mengucapakan selamat ulang tahun kepada Presiden Jokowi ke-59  semoga bapak presiden panjang umur dan sehat selalu dalam memimpin rakyat bangsa Indonesia, ujar reko yang juga merukapan Relawan STD sekaligus Ketua kampung tangguh tersebut. 

Hal yang sama juga disampaikan Totok Hariyanto, Kepala Desa Alas Sumur. "Ini suatu kehormatan bagi desa kami beketempatan Haul Bung Karno dan ulang tahun Presiden RI Pak Jokowi. Dan kebetulan saya dan keluarga adalah pengagum Bung Karno," ucap Totok. 

Pihaknya juga menyampaikan berterima kasih kepada Anggota DPR RI Sonny T Danaparamita dari Fraksi PDI Perjuangan Komisi VI yang menyalurkan bantuan masker kepada masyarakat saat pandemi corona.


Abdul Mutholib selaku Relawan STD dan Ketua Panitia Haul Bung Karno dan Ulang Tahun Presiden RI Jokowi mengatakan, bangga sekali ditunjuk dan dipercaya oleh kawan-kawan Relawan STD sebagai Panitia Kegiatan
Acara sosok pemimpin bangsa  Indonesia ini.

"Mudah-mudahan acara ini berjalan dengan lancar dan memberikan banyak manfaat bagi warga disini," ujar Thalib. (red)

Pandemi Corona Tak Halangi Kreasi

Posted by On June 14, 2020


KREATIFITAS siswa-siswi SMKN 1 Tlogosari terus terbangun ditengah Pandemi Corona Virus Diseases (Covid-19). Terbukti, berbagai produk dihasilkan para siswa-siswinya. Seperti kripik tape, kripik nangka, banana choco chip, jamur krispy, edamame sampai kopi luwak dan robusta. 

Kepala Program Studi APHP (Agribisnis Pengolahan Hasil Pertanian) Atik Oktarini STP mengatakan, berbagai produk itu terus diproduksi walau ditengah Pandemi covid-19. Dengan catatan pengolahannya seluruh guru dan siswa memakai Alat Pelindung Diri (APD). “Kami ikuti prosedur pemerintah saat pandemi COVID, dengan terus berkreatifitas,” tuturnya.


Atik mengelola APHP bersama Eny Mulyaningsih STP. Mereka menginisiasi produk tersebut dengan para siswa. Hasilnya dipasarkan melalui online dan relasi SMKN 1 Tlogosari. Semangatnya adalah menelurkan bibit-bibit wirausaha pada seluru siswa. Dengan learning by doing. Siswa belajar mengolah, membungkus yang baik dan markatable sampai melakukan pemasaran sendiri.


Sehingga para siswa lulusan SMKN 1 Tlogosari benar-benar memiliki bekal yang kuat dalam bidang APHP. Mulai pengelolaan hulu sampai pengelolaan hilir. (riz)


Melon Golden Ditanam Diatas Paving

Posted by On June 14, 2020



MELON Golden Hidroponik. Inilah Melon yang tengah dikembangkan SMKN 1 Tlogosari, Bondowoso. Melon ini bentuknya sangat cantik. Ditanam di halaman sekolah dengan media tanam sabut kelapa. Uniknya ditanam diatas paving. Namun ada polybagnya. Disetiap plastik polybag, terdapat selang untuk mentransfer air. 

Sistem pengairannya menggunakan fertigasi tetes. Sistem ini memiliki keunggulan tidak membuat kotor. Selain itu penggunaan air dan pestisidanya juga bisa diminimalisir. Sebab jadwal pengairannya telah diatur besamaan dengan jadwal pemberian nutrisi.

SIMAK VIDEO NYA DI LINK DIATAS

Masa panennya bekisar 65-70 hari. Setiap bijinya memiliki bobot antara 2-3 kg. Sedangkan dipasaran, harga perkilogramnya mencapai Rp 17 ribu. 

Inovasi ini mendapat perhatian Kepala Cabang Dinas Pendidikan Bondowoso Drs H Sugiono Eksantoso MM. Pihaknya sangat mengapresiasi langkah inovasi tersebut. Harapannya lompatan inovasi itu, bisa turut serta mengangkat nama kabupaten. “Kami sudah menginventarisasi potensi. Selanjutnya minimal kami akan kenalkan ke tingkat Jawa Timur,” jelasnya.

H Sugiono bertekad akan mendorong SMK memiliki branding. Sehingga ada yang bisa dibanggakan. Dalam bidang pertanian, maka inovasinya harus bisa dibanggakan. Termasuk penanaman Melon Golden yang dibuat SMKN 1 Tlogosari ini sangat bagus. “Sekolah yang sudah melakukan inovasi, harus mendapat support. Baik support pemasaran sampai finansial. Termasuk guru-gurunya,” jelasnya. (riz)

Memperingati Bulan Bung Karno, Sonny bersama Relawannya Membagikan Ribuan Masker dan APD

Posted by On June 06, 2020


Bondowoso – Anggota DPR RI Sonny T. Danaparamita bersama Relawan Satu Tumpah Darah (STD) Bondowoso kembali bergotong-royong dalam upaya percepatan pencegaham dan penanganan covid19.

Saat dihubungi, Sonny menyampaikan bahwa dalam bulan Juni ini, sangat tepat apabila kita semua dapat mengimplemensikan Ideologi bangsa kita. Bulan Juni adalah bulannya Pancasila. Bulan Juni adalah Bulan Bung Karno, karena pada bulan Juni ini terdapat tiga peristiwa penting yang terkait dengan Proklamator bangsa tersebut. Yang pertama adalah tanggal 1 Juni dimana Bung Karno berpidato mengenai apa yang menjadi dasar Indonesia Merdeka. Tanggal 6 Juni dimana Putra Sang Fajar ini dilahirkan. Serta tanggal 21 Juni dimana Bung Karno yang oleh Nahdlatul Ulama diberi gelar  Waliyyul Amri Ad-Dharuri bi As-Syaukah ini wafat.

Dan sejak tahun 2016, negara melalu Keppres nomor 24 tahun 2016 telah menetapkan bahwa tanggal 1 Juni merupakan hari lahirnya Pancasila yang harus kita peringati dan rayakan. “Oleh karena itu, cara merayakan hari lahirnya Pancasila selain melaksanakan upacara adalah mempraktekkan secara langsung ideologi Pancasila ini dalam kehidupan sehari-hari. Bentuk kongkritnya ya bergotong royong”, ujar mantan Kepala Badan Pemenangan Pemilu DPD PDI Perjuangan Jawa Timur ini.

Dandim 0822 Bondowoso Letkol Inf Jadi SIP saat menerima baju hazmat, masker dan westafel dari Anggota Komisi VI DPR RI Sonny T Danaparamita

Sementara itu, Koordinator Relawan STD Bondowoso Dedy Faisal Ali menyampaikan, aksi gotong-royong cegah covid19 ini dilaksanakan sekaligus sebagai bagian dari langkah nyata dukungan kepada pemerintah sekaligus merespon upaya pemerintah pusat dalam melaksanakan new normal yang akan segera dilaksanakan.

"Ada banyak bantuan yang kami distribusikan, antara lain 5 unit Wastafel, 20 baju Hazmat, serta ribuan masker. Pada kesempatan ini, beberapa bantuan tersebut kami salurkan ke institusi yang selama ini aktif dan menjadi garda depan penanggulangan Covid 19 di Bondowoso. Beberapa institusi tersebut yaitu Polres Bondowoso, Kodim Bondowoso, Posko Covid 19,serta masyarakat Pondok Pesantren Nurul Kholil Desa Poncogati Kecamatan Curahdami’, terang Dedy.

Pengasuh Pondok Pesantren Nurul Kholil Desa Poncogati Kecamatan Curahdami KH M Ubaidillah mengatakan, pihaknya sangat berterima kasih pada anggota DPR RI Sonny T Danaparamita maupun Relawan STD Bondowoso. "Bantuan ini sangat berguna bagi kami, apalagi sebentar lagi para santri sudah masuk kembali untuk belajar dan mengaji. Terimakasih atas bantuannya, semoga pak Sonny diberikan kelancaran sebagai wakil rakyat di pusat," ujar KH M Ubaidillah.

Atas bantuan tersebut Dandim Bondowoso 0822 Letkol Inf Jadi, S.I.P dan Kapolres Bondowoso AKBP Erick Frendiz, SIK, M.Si yang diwakili Kabag Ops AKP Robby juga menyampaikan terimakasih.

"Terimakasih Pak Sonny, bantuan ini sangat berguna bagi personil kami di lapangan. Semoga beliau terus perhatian dan peduli pada warga di Kota Tape Bondowoso ini," ujar Dandim 0822 Letkol Inf Jadi, S.I.P.

Sonnypun juga mengucapkan terima kasih atas kerja keras yang telah dilakukan oleh TNI dan Polri di kabupaten Bondowoso. Sonny berharap sinergi dari semua pihak dapat terus terjadi di Bondowoso. Sonny juga berdoa semoga kabupaten Bondowoso dapat segera terbebas dari dampak Covid 19 ini. (riz)


Aksi GSNI Bondowoso bersama STD Bondowoso

Posted by On May 23, 2020

Aksi sosial menyatukan komunitas. Inilah yang tergambar antara Relawan STD Bondowoso dengan Gerakan Siswa Nasional Indonesia (GSNI) Bondowoso. Kedua komunitas ini, bersatu membagikan Masakan Bung Karno. Masakan ini dikelola Dapur Umum Warisan Bung Karno yang diinisiasi Sonny T. Danaparamita (Anggota DPR RI Komisi IX).

Dapur Umum itu, dikelola Relawan STD Bondowoso. GSNI Bondowoso bergabung untuk memberi support.

“olaborasi tersebut adalah bentuk kepedulian sosial. Tujuannya untuk meningkatkan iman dan imun saat bulan Ramadhan yang kebetulan bersamaan dengan merebaknya Virus Corona,” ujar Koordinator Relawan STD Bondowoso Dedy Faizal Ali.

Ternyata aksi itu bukan kali pertama. Pada pekan-pekan sebelumnya sudah dilakukan. Hanya dilaksanakan relawan STD Bondowoso saja. Kali ini para siswa yang tergabung dalam GSNI juga turut beraksi dalam kegiatan sosial itu.

Para relawan turun ke jalan untuk membagikan makanan berbuka puasa kepada masyarakat yang membutuhkan. Para abang becak, sopir ojek, para pedagang kecil, dan masyarakat umum yang kebetulan melintas. “Mereka mendapatkan makanan yang diolah dengan bumbu rempah-rempah asli Indonesia,” kata Alumni Aktivis GMNI tersebut.

Kegiatan sosial ini dilakukan di sepanjang jalan Sukowiryo serta di wilayah Nangkaan dan Tamansari. Keterlibatan adik-adik GSNI yang ikut peduli dalam  upaya memerangi Covid 19 ini tentu patut dipuji. Kerinduan mereka belajar di sekolah dan rasa kangen mereka pada teman-teman seangkatannya, dituangkan dalam secara positif. Yakni melakukan aksi sosial.

Yang selalu dilakukan relawan selama ini, saat membagikan makanan, mereka tetap mengikuti protokol kesehatan sebagaimana yang dianjurkan pemerintah.

“Kami merasa senang mereka bisa aktif dan dapat memahami beratnya kehidupan masyarakat bawah akibat pandemi ini. Mereka telah mengaplikasikan ilmu dan pengetahuan yang di dapat pada saat kaderisasi. Mas Sonny-pun ikut bangga dan akan terus mensupport kegiatan-kegiatan yang dilakukan  adik-adik GSNI ini”, ujar Bung Dedy Faizal Ali.

Semoga mereka semua tetap istiqomah dalam menempa potensi dirinya serta senantiasa peduli atas berbagai problematika yang ada dimasyarakat, negara, dan bangsanya. (red)

 


Sinergi dengan BUMN, Sonny Bagikan Sembako di 23 Kecamatan Bondowoso

Posted by On May 21, 2020


Bondowoso (21 Mei 2020) - Sonny T Danaparamita Anggota DPR RI Komisi VI Fraksi PDI Perjuangan bersinergi dengan BUMN. Kali ini Sonny mendistribusikan sekitar 2.900 paket sembako bagi warga masyarakat terdampak pandemi corona di Bondowoso.

Paket sembako tersebut disebar di seluruh wilayah kecamatan yang berada di Bondowoso yang merupakan Dapil (daerah pemilihan) politisi PDI Perjuangan tersebut. Ribuan paket sembako tersebut, dibagikan dengan disertakan masker didalamnya. Bantuan itu merupakan sumbangsih sukarela dari BUMN dan kocek pribadi pribadi Sonny T Danaparamita.

“Kami sangat berterima kasih kepada bapak Sonny T Danaparamita yang telah membagikan paket sembako kepada warga disini, sembako ini sangat berarti bagi kebutuhan sehari-hari warga,” ujar pemuda yang akrab dipanggil Eko ini.

Dia juga turut membagikan sembako ini secara door to door ke warga supaya tidak menciptakan kerumunan. Hal itu dilakukan agar pembagian sesuai dengan protokol Pandemi Corona. “Kami membagikan dengan tim lain dan menyebar di seluruh kecamatan,” imbuh warga Desa Sugerlor Kecamatan Maesan tersebut.

Sementara Koordinator Relawan STD Bondowoso Dedy Faisal Ali mengatakan, distribusi paket sembako ini dilakukan dari pagi hingga malam hari pada 23 titik kecamatan se-Bondowoso. Pihaknya berupaya semaksimal mungkin agar ribuan paket sembako itu segera bisa  bermanfaat bagi warga tak mampu di Bondowoso. “Target kami selesai sebelum Hari Raya Idul Fitri. Seluruh paket sembako bisa tersalurkan kepada masyarakat dengan baik,” terangnya.

Pekan sebelumnya, Sonny T Danaparamita juga telah membagikan sembako ke para relawannya. Bahkan Sonny juga turun langsung sendiri guna menyerahkan sembako dan mendengarkan aspirasi-aspirasi yang berkembang di masyarakat di 23 kecamatan yang ada.

Menurut Sonny T Danaparamita, pembagian paket sembako yang jelas ada hikmah dalam setiap peristiwa. "Hikmah dalam pandemi ini juga banyak. Kita jadi lebih sering bersama keluarga, dan kita menjadi lebih terbiasa menjaga kesehatan tubuh kita," terang Sonny T Danaparamita.

Sementara menurut Holiosri yang juga Petugas Posko Covid-19 dari BUMN di Bondowoso menyampaikan, pembagian paket sembako ini sebagai wujud BUMN Peduli Negeri. "Kementerian BUMN melibatkan seluruh jajaran BUMN dibawah kementeriannya yang ada di kabupaten atau kota untuk mendirikan posko terkait pendemi Covid-19," kata Holiosri.

Dia menambahkan, kegiatan sosial itu merupakan pertama kali keterlibatan seluruh BUMN untuk ikut serta secara serentak dalam kepedulian mengatasi wabah Covid-19.

Bantuan berupa sembako yang disalurkan merupakan bagian dari CSR BUMN untuk membantu masyarakat yang terkena dampak wabah Covid-19 ini yang penyalurannya bekerja sama dengan mitra kerja BUMN yakni anggota DPR RI Komisi VI khususnya bagi masyarakat di Dapil Kabupaten Bondowoso.

"Semoga bantuan yang disalurkan dapat membantu meringankan beban masyarakat dalam situasi pandemi corona ini," ujarnya. (red)

Didi Kempot, Sebelum Meninggal Sedang Persiapkan Konser 30 th Berkarya

Posted by On May 05, 2020

Sebelum Meninggal, Persiapkan Konser 30 Berkarya. 

Penyanyi Didi Kempot sempat mengunggah Instagram sekitar satu minggu yang lalu. Ia menampilkan, Ia poster konser Ambyar Tak Jogeti dalam rangka merayakan 30 tahun karier bermusiknya.⁠

Penyanyi asal Solo, Jawa Tengah, tersebut bermaksud akan beramal dari berjualan tiket tersebut. Sebagian hasil penjualannya akan disumbangkan untuk membantu penanggulangan COVID-19 di Indonesia.⁠

Perlu diketahui, Penyanyi campursari kenamaan, Didi Prasetyo atau beken dengan nama panggung Didi Kempot meninggal dunia, Selasa (5/5/2020) pagi ini. Didi meningal di RS Kasih Ibu Solo.

Lord Didi, julukan para penggemar untuk penyanyi tersebut, meninggal pagi ini, pukul 07.45 WIB.

Didi masuk rumah sakit baru pagi ini. Namun dia belum mengetahui secara pasti penyebab meninggalnya Didi Kempot.

Pelantun lagu-lagu campursari kenamaan tersebut meninggal pada usia 53 tahun. Tentang rencana pemakaman Didi Kempot masih belum diketahui. (red) 

Para Pemenang Media Awards 2020 UNICEF-AJI

Posted by On May 02, 2020



Jakarta (29 April 2020) – Aliansi Jurnalis Independen dengan dukungan UNICEF kembali menyelenggarakan Penghargaan Liputan Terbaik Isu Anak 2020 untuk kategori cetak/ online, televisi, radio dan foto. Selain memberikan penghargaan pada satu jurnalis sebagai pemenang utama untuk setiap kategori, juga ada penghargaan special mention dengan isu khusus imunisasi.

Penghargaan ini diselenggarakan sebagai bagian dari perayaan Pekan Imunisasi Dunia yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan. Awalnya AJI-UNICEF dengan dukungan Kementerian Kesehatan merencanakan penghargaan dalam situasi yang hangat. Karena dalam situasi pandemi COVID-19, pengumuman ini kemudian disampaikan secara daring setelah Webinar bertema “Strategi Pemberian Imunisasi Tambahan pada Daerah Cakupan Imunsasi Rendah”, yang diselenggarakan Kementerian Kesehatan, Rabu, 29 April 2020.

AJI dan UNICEF bekerjasama cukup lama untuk mendorong peningkatan perhatian media tentang isu anak serta meningkatkan kapasitas jurnalis di Indonesia mengenai topik-topik penting ini. Kolaborasi tahun ini juga melahirkan buku saku pedoman pemberitaan tentang anak yang diharapan dapat menjadi panduan pekerja media saat melakukan peliputan mengenai anak. Panduan bisa diakses di https://aji.or.id/read/buku/65/pedoman-peliputan-dan-pemberitaan-anak.html. Serta buku kumpulan karya jurnalistik terbaik tentang anak 2020.

Perwakilan UNICEF Indonesia, Debora Comini, mengatakan media adalah partner yang penting karena memiliki kekuatan untuk mengangkat berbagai topik ke ruang publik, memicu percakapan penting dan memengaruhi perubahan positif, termasuk dalam isu imunisasi sebagai intervensi kesehatan yang terbukti efektif untuk mencegah penyakit menular. “Imunisasi adalah hak anak dan media punya peran penting untuk memberikan informasi pada publik tentang manfaat imunisasi,” kata Debora dalam sambutannya.

Saat pandemik Covid-19 ini, layanan imunisasi juga tertunda. Akibatnya banyak anak yang tidak mendapatkan vaksinasi. Debora menambahkan, jurnalis mempunyai peran penting untuk terus mengkampanyekan agar layananan imunisasi tetap terus berjalan terutama bagi keluarga rentan. “Dukungan media dan jurnalis ini penting untuk  menyelamatkan nyawa anak-anak,” ujarnya.

Direktur Surveilans dan Karantina Kesehatan (Kementerian Kesehatan), drg. R. Vensya Sitohang. M.Epid dalam sambutan penghargaan ini mengatakan, media memiliki peran besar melalui pemberitaannya, selain partisipasi aktif publik, dalam soal imunisasi. Untuk media, kampanye terpentingnya adalah dengan mengedukasi publik agar membawa anak-anak ke puskesmas, posyandu atau rumah sakit untuk imunisasi. “Karena imunisasi adalah hak anak dan menjadi kewajiban orang tua,” ujarnya.

Sebelum menyelenggarakan penghargaan ini, AJI-UNICEF dan Kementerian Kesehatan menyelenggarakan workshop meliput isu anak, khususnya soal imunisasi.Workshop diikuti oleh 40 jurnalis, yang terdiri 16 perempuan(40 persen) dan 24 laki-laki (60 persen). Para peserta berasal dari 23 provinsi, termasuk yang wilayahnya memiliki cakupan imunisasi rendah, yaitu  Aceh, Nusa Tenggara Barat, Riau dan Jawa Barat.

Ketua AJI Indonesia, Abdul Manan mengatakan, kerja sama ini adalah bentuk komitmen AJI untuk terus meningkatkan pengetahuan jurnalis pada isu-isu spesifik, termasuk isu anak. Ia mengatakan, situasi yang terus berubah dan menyebabkan tantangan yang dihadapi juga tak sama, sehingga perlu pembelajaran terus menerus bagi jurnalis agar bisa memahami kompleksitas isu anak, khususnya soal imunisasi.

Manan menambahkan, AJI menyadari bahwa tema soal anak dan kesehatan bukan topik yang cukup popular. Padahal isu ini penting dan mempengaruhi hajat hidup orang banyak. “Karena itu tantangan bagi kami membuat hal penting ini menjadi menarik, dan penghargaan ini adalah salah satu upaya untuk mendorong jurnalis dan media peduli terhadap isu anak, khususnya soal imunisasi,” ujarnya.

Untuk acara Penghargaan Karya Jurnalistik Terbaik tentang Anak 2020 ini, panitia di AJI menerima total 413 karya untuk empat kategori lomba yaitu online/cetak, radio, televisi dan foto.  Para dewan juri yang terdiri atas professional praktisi, pemerhati isu anak dan UNICEF memutuskan pemenang penghargaan ini adalah:

Pemenang Kategori Cetak/ Online
Erik Tanjung (Suara.com), judul karya “Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua)

Pemenang Spesial Mention kategori Cetak/ Online
Alexander (Rakyat Merdeka Online Bengkulu/ RMOLbengkulu.com) dengan judul karya “Bidan Penakluk Kerinci Seblat”

Pemenang Kategori Radio
Tim KBR, judul karya “Hidup Usai Teror Episode 1-8”

Pemenang Spesial Mention Kategori Radio
Eko Susanto (I Radio FM), judul karya “Imunisasi Measles Rubelle, Upaya Melindungi Generasi Bangsa”

Pemenang Kategori Televisi
Miftah Faridl dan Priyuda Anangga D (CNN Indonesia TV), judul karya “Anakku Tidak akan Jadi Teroris”

Pemenang Spesial Mention Kategori Televisi
Muhammad Sridipo, Defry Novaldy dan Wahyu Santiko (Jawapos TV), judul karya “Ironi Kontroversi Imunisasi”

Pemenang Kategori Foto
Ignas Kunda (Media Indonesia), judul karya “Perjuangan Warga Kampung Wololuba Demi Air Keruh”

Pemenang Special Mention Kategori Foto
Chaideer Mahyuddin (Agence France-Presse/AFP), judul karya “Vaksin Sehat”



Narahubung:
Endah Lismatini, Ketua Bidang Gender, Anak, Kelompok Marjinal AJI Indonesia) (+62 811-147-991)

Kinanti Pinta Karana, Communications Specialist for Media Communications and Public Advocacy | UNICEF Indonesia (+62-815-880-5842)


Nominasi Kategori Cetak/Online

Nomor
Nama
Media
Judul
1
Adi Renaldi
VICE Indonesia
Menyambangi Sunatan Massal Perempuan Terbesar di Indonesia
2
Aditya Widya Putri
1. Perawatan Paliatif: 'Menyambut' Kematian Anak Pejuang Kanker

2. Pembebas Nyeri Kanker Itu Bernama Morfin
3
Fabio Maria Lopez Costa
Harian Kompas
1. Bencana Kesehatan di Asmat
2. Bencana Kesehatan di Asmat: Tangisan Terakhir untuk Theresia Bewer
4
Ayu Prawitasari
Harian Umum Solopos
1.      Cerita tentang Toilet di Sekolah: Siswa Ngompol hingga Tak Ganti Pembalut
2.      2. Fasilitas Terpenuhi, Kenapa Masih Kotor?
5
Fadiyah
1. Imunisasi MR yang Gagal Capai Target Berdampak ke Anak dengan HIV

2. Kisah Ibu & Anak dengan HIV: Dijauhi Keluarga, Dirundung di Sekolah

3. Menyibak Sebab Tingginya Penularan HIV pada Ibu Rumah Tangga

4. Jalan Panjang & Dilematis Ungkap Status HIV Positif kepada Anak
6
Frans L. Kobun
Koran Jubi
1. Merehabilitasi Anak-Anak Aibon Di Merauke (1)

2. Merehabilitasi Anak-Anak Aibon Di Merauke (2)
7
Erick Tanjung
Terancam Hukuman Mati, Kejanggalan Peradilan Bagi Mispo Si Anak Papua
8
Madina Nusrat, Ryan Rinaldy dan Satrio Wisanggeni
Harian Kompas
1. Anak-Anak Indonesia Diperdagangkan

2. Kalau Begini Terus Pasti Mati
9
Elviza Diana
Mongabay Indonesia
Kala Anak-anak Orang Rimba Rentan Terserang Penyakit
10
Risna Halidi
Anak Berhadapan Hukum, Potret Buram Perlindungan Anak Indonesia


Nominasi Kategori Radio
Nomor
Nama
Media
Judul
1
Tim KBR
KBR
Hidup Usai Teror Episode 1-8:
1. Racun Radikalisme
2. Sebatang Kara
3. Dari Medan Perang
4. Pulang
5. Luka
6. Penantian
7. Yang Menimang Rindu
8. Para Pendamping
2
Elvidayanty / Khairil Anwar
KBR
Posyandu Untuk Masa Depan Anak Rimba
3
Eko Susanto
I Radio FM
Imunisasi Measles Rubella, Upaya Melindungi Generasi Bangsa
4
Imam Komarudin
RRI Boven Digoel
Jangan Biarkan Aku Stunting
5
Petrus Riski
VOA Indonesia Radio
Mengubah Tradisi Kawin Anak di Lombok
6
Nurul Mahfud
RRI Batam
Penyangga Gizi Anak Pulau
7
Anik Hasanah
RRI Surabaya
Derita Meilani Lawan Gizi Buruk
8
Achmad Aulia
Smart FM Palembang
Hak Pelayanan Kesehatan Bagi Anak Dengan HIV Aids
9
Ustad Mukorobin
RRI Purwokerto
Jaga Posyandu, Tekan Stunting
10
Ardi
RRI Merauke
Rayuan Maut Lem Aibon


Nominasi Kategori Foto
Nomor
Nama
Media
Judul
1
Ignas Kunda
Media Indonesia
Perjuangan Warga Kampung Wololuba Demi Air Keruh
2
Abriansyah Liberto
Tribun Sumsel
Udara Bahaya Bagi Anak, Sekolah Diliburkan
3
Iggoy El Fitra
Antara Foto
Pencemaran Pantai Muaro Lasak
4
Masyudi Firmansyah
Bisnis Sulawesi
Harapan
5
Wisnu Widiantoro
Harian Kompas
Pasien Campak dan Gizi Buruk
6
Riski Cahyadi
Harian Tribun Medan
Gunakan Masker Hindari Debu Sinabung
7
Agung Parameswara
The Jakarta Post
Ray of Hope
8
Theo Rizky
Tribun Pekanbaru
Pahlawan Super Ikut Meriahkan Pemberian Vaksin MR Perdana di Riau
9
Hengky Ola Sura
The Jakarta Post
Posyandu Bapak
10
Chaideer Mahyuddin
Agence France-Presse (AFP)
Vaksin Sehat





Nominasi Kategori Televisi

Nomor
Nama
Media
Judul
1
Dwiki Marta Muharam dan Ayomi Amindoni
BBC News Indonesia
Pernikahan anak di kamp pengungsian Palu: 'Saya masih ingin sekolah'
2
Miftah Faridl dan Priyuda Anangga D
CNN Indonesia TV
Anakku Tidak Akan Jadi Teroris
3
Rangga Umara & Andreas Wicaksono
CNN Indonesia TV
Pemberi Harapan Bagi ODHA – Heroes
4
Yogi Tujuliarto
CNN Indonesia TV
Mimpi Anak-anak di Tanah Kering
5
Anak Agung Ayu Ngurah Dewi Sri
CNN Indonesia TV
Berebut sehat di ujung Karangasem
6
Latifah Zaid Nahdi dan Pandu Prakoso
Narasi TV
Melawan Bully dengan Balet
7
Oki Budhi Priambodo
BBC News Indonesia
Pernikahan anak di Sulawesi: "Berikan ijazah, jangan buku nikah"
8
Fitriana Ambarwati
DAAI TV
Han Han Bantu Teman
9
Nima Grafina Sirait
Kompas TV
Melawan DIfteri, Imunisasi Wajib
10
Kintan Wida Bastari
DAAI TV
Langkah Sunyi Ikmah